1. Memandang Langit, Menemukan Allah
Coba perhatikan gambar kartu di atas. Ada hamparan awan yang luas, pepohonan yang hijau, dan cahaya yang menyinari segalanya. Di dalam game Navila, visual ini bukan sekadar hiasan.
Pemandangan ini adalah undangan bagi para pemain untuk merenung: Siapakah yang menciptakan keteraturan ini? Siapakah yang mengatur matahari agar terbit tepat waktu?
2. Allah itu Esa (Ahad)
Dalam kartu-kartu Navila, kita diajak memahami bahwa di balik indahnya alam semesta, hanya ada Satu Kekuatan Besar, yaitu Allah SWT.
-
Dia tidak memerlukan bantuan siapapun.
-
Dia menciptakan segalanya dari ketiadaan.
-
Segala sesuatu di papan permainan (dan di dunia nyata) ada dalam genggaman-Nya.
3. Belajar Tauhid Tanpa Menggurui
Melalui boardgame ini, anak-anak diajak untuk "melihat" tanda-tanda keberadaan Allah melalui apa yang mereka lihat di kartu dan papan. Konsep Allah Maha Esa tidak lagi sekadar hafalan, tapi menjadi rasa syukur setiap kali mereka melihat keindahan alam yang digambarkan dalam game.
"Jika kamu melihat sebuah lukisan yang indah, pasti ada pelukisnya. Jika kita melihat alam semesta yang begitu rapi, tentu ada Penciptanya yang Maha Kuasa."
Memandang Langit, Menemukan Allah