Halo teman-teman! Pada kali ini marica akan mengajak kalian untuk mengenal legenda rakyat dari salah satu wisata alam di kalimantan barat yaitu legenda batu menangis. Pasti teman-teman penasaran kan? Yuk kita simak kisah legenda batu menangis di bawah ini!
Di suatu desa hiduplah seorang ibu yang bernama ibu enggan, ia memiliki pekerjaan sebagai peternak dan petani kebun, ia pun memiliki seorang anak perempuan yang memiliki paras yang cantik yang bernama putri sorea
Namun sayangnya di balik paras nya yang cantik itu, ia memiliki sikap sombong dan tidak hormat kepada orang tuanya. Ia selalu membantah apa yang dikatakan ibunya, ia selalu menolak jika ibunya membutuhkan pertolongan ibunya, ia selalu meninggikan suaranya ketika berbicara dengan ibunya.
Hingga pada suatu hari, sisir milik putri sorea ini patah. Ia berteriak memanggil ibunya dengan nada yang sangat tinggi.
Ia pun meminta ibunya untuk membelikan sisir yang baru bahkan ia juga meminta dibelikan perhiasan juga, padahal ibunya ini tidak mempunyai uang yang cukup untuk membeli sisir dan perhiasan.
Namun karena rasa kasih sayang yang besar kepada anaknya, ibu enggan pun rela memecahkan tabungannya untuk membelikan putri sorea sisir dan perhiasan.
Pada keesokan harinya, ibu enggan mengajak putri sorea ke pasar untuk membeli sisir dan perhiasan yang diinginkannya, namun di tengah perjalanan putri sorea meminta ibunya untuk berjaga jarak ketika berjalan karena ia tidak mau orang lain mengetahui bahwa bu enggan ini adalah ibunya. Bahkan ia meminta uangnya agar bisa membeli perhiasan sendiri.
Ketika sampai di toko perhiasan, penjual perhiasan itu berkata "Hai gadis cantik, apakah ibu yang dibelakang mu itu adalah ibu mu?" , Putri sorea dengan tegas menjawab "Tentu saja bukan pak", mendengar uacapan putri sorea ibu enggan sangat sakit hati namun ibu enggan tetap sabar dan memilih diam.
Saat perjalan pulang dari pasar dengan posisi yang sama seperti berangkan yang mana ibu enggan berada jauh di belakang putri sorea. Ketika di tengah perjalanan,putri sorea ini dipuji oleh 2 orang pemuda dan berkata "Hai wahai gadis berparas cantik, apakah ibu yang dibelakang itu adalah ibumu?" dengan lantang putri sorea menjawab "tentunya bukan, pastinya ibuku itu memiliki paras yang cantik juga sama sepertiku"
Mendengar apa yang dikatakan putrinya, bu enggan sudah tidak bisa menahan rasa sakitnya. Ia langsung meminta bantuan kepada tuhan untuk memberikan anaknya pelajaran akan tindakannya.
Seluruh alam pun ikut murka terhadap putri sorea, doa bu enggan langsung dikabulkan dan perlahan kaki putri sorea berubah menjadi sebuah batu hingga mencapai keseluruhan badannya berubah menjadi batu. Tangisan seorang putri sorea yang jelita kini berubah menjadi tangisan sebuah batu. TAMAT
Nah, bagaimana teman-teman setelah membaca legenda batu menangis diatas? membuat merinding bukan? Maka dari itu sebagai anak kita harus memiliki akhlak yang mulia kepada orang lain apalagi kepada orang tua kita yang mana merekalah yang membesarkan dan menjaga kita. So, Mari hormati semua orang disekitar kita khusunya orang yang lebih tua dari kita.
Bagi teman-teman yang ingin menonton legenda batu menangis melalui video, kalian bisa menonton video dibawah ini!.
Selamat Menonton dan Selamat Belajar!