Apa Itu Sistem Berpikir Algoritma Dalam Computating Thinking?

Algoritma menjadi salah satu tahapan atau metode dalam computational thinking yang perlu dipelajari dengan baik untuk menyelesaikan masalah dengan efektif dan efisien. Algoritma sendiri menjadi tahap terakhir dalam computational thinking setelah dekomposisi, pengenalan pola dan abstraksi. Teknik algoritma ini dibentuk berupa suatu langkah-langkah atau rentetan yang telah disesuaikan dengan jenis-jenis computationan thinking sebelumnya. Singkatnya Penyelesaian sebuah masalah dengan pemikiran algoritma ini dibentuk dengan membuat langkah-langkah yang runtut dan tepat. Melalui langkah-langkah ini, masalah bisa terselesaikan dengan baik dan mudah.
Proses berpikir dengan teknik algoritma ini perlu dianalisis dengan tujuan agar dapat mengambil keputusan yang tepat dalam algoritma menentukan solusi penyelesaian masalah. Contoh penerapan algoritma di sekolah yaitu menyelesaikan soal perhitungan perkalian di sekolah. Jika ingin mendapatkan jawaban yang tepat maka proses pemecahan masalahnya yaitu dengan mengikuti aturan atau rumus yang sudah diajarkan.
Saat seseorang sudah mempunyai dasar pemikiran algoritma, maka seseorang tidak perlu memikirkan atau risau tiap kali dihadapkan dengan masalah baru. Dalam ilmu komputer, algoritma merupakan salah satu hal yang mendasar dan penting untuk dikuasai oleh setiap orang mulai dari peneliti, praktisi, hingga orang-orang awam terhadap ilmu komputer pun perlu mempelajari proses algoritma. Penguasaan algoritma tidak cukup hanya dengan tahap mengetahui serta menggunakan proses algoritma dalam menyelesaikan masalah saja, tetapi juga harus mengerti dasar ilmu komputer, merancang serta mengembangkan proses algoritma berdasarkan masalah yang ditemukan.
Konsep berpikir algoritma ini tidak hanya diimplentasikan pada suatu hal yang berhubungan dengan komputer, namun kita juga bisa mengimplementasikannya pada kehidupan sehari-hari seperti menyusun mengikuti langkah-langkah cara membuat suatu masakan untuk menghasilkan masakan yang enak sesuai keinginan, masih banyak contoh kegiatan lainnya yang bisa dilakukan dengan pemikiran algoritma ini.
Tentunya penguasaan akan algoritma tidak cukup hanya sampai pada tahap mengetahui dan menggunakan algoritma yang tepat untuk menyelesaikan masalah. Seorang yang mengerti ilmu komputer harus juga mampu merancang dan mengembangkan sebuah algoritma berdasarkan masalah-masalah yang ditemui. Ada baiknya kita mempelajari secara mendasar mengenai perancangan (desain) dan pengembangan algoritma, agar kita dapat tidak hanya menggunakan algoritma yang sudah ada, tetapi juga merancang dan mengembangkan algoritma sesuai dengan masalah yang akan diselesaikan.
Apa hal penting dalam menerapkan sistem berpikir algoritma?
Dalam mendefinisikan analisis algoritma, kita harus dapat mendefinisikan tiga hal utama dengan jelas, yaitu:
- Masalah, yaitu sebuah permasalahan yang ingin diselesaikan oleh sebuah algoritma.
- Masukan, yaitu contoh data atau keadaan yang disaring, yang dapat menjadi variabel-variabel untuk menemukan jalan keluar dari sebuah permasalahan.
- Keluaran, yaitu bentuk akhir dari data atau keadaan setelah algoritma diimplementasikan ke masukan. Keluaran merupakan hasil ideal yang diinginkan dan dianggap telah menyelesaikan masalah atau menemukan solusi yang tepat.
Salah satu aspek terpenting dari perancangan algoritma adalah membuat algoritma yang berjalan dengan efisien. Langkah-langkah dalam pemikiran algoritmik, yaitu:
1. Definisi Masalah
2. Pengembangan model
3. Spesifikasi Algoritma
4. Merancang sebuah Algoritma
5. Memeriksa kebenaran Algoritma
6. Analisis Algoritma
7. Implementesi Algoritma
8. Pengujian program
9. Persiapan Dokumentasi
Jika kita selalu menggunakan metode algorithm design dalam menyelesaikan sebuah masalah, kita akan terbiasa dalam berhadapan dengan masalah yang lebih besar, lebih sulit, serta lebih kompleks. Tentunya dengan seperti ini, pola pikir kita akan terasah menjadi lebih kreatif lagi. Saat kita berhadapan dengan sebuah masalah, kita pasti sudah bisa merincikan masalah tersebut di luar kepala kita dan kemudian menyelesaikannya dengan solusi yang berupa langkah-langkah sistematis. Kita juga akan terbiasa untuk melakukan sesuatu sesuai urutan atau prioritas. Dengan begitu, kegiatan yang kita lakukan akan selesai secara cepat dengan hasil yang tepat.

Komentar
0 comment